Renungan : Siapakah Tuan Kita?

Bacaan : Kolose 3: 23-4:6

—————————————————–
3:23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

3:24 Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.

3:25 Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannya itu, karena Tuhan tidak memandang orang.

4:1 Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di sorga.

4:2 Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.

4:3 Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan.

4:4 Dengan demikian aku dapat menyatakannya, sebagaimana seharusnya.

4:5 Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.

4:6 Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.
—————————————————–
Setahun : Amsal 28-31
Nats : Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. (Kolose 3:23)

Dalam beberapa kesempatan ada beberapa teman yang bercerita tentang sikap atasan mereka di kantor, yang tidak pernah memberikan apresiasi atas apa yang mereka lakukan. Tidak sedikit di antara mereka yang marah dan kecewa. Tak ayal mereka melakukan tugas-tugas dan pekerjaan dengan tidak sepenuh hati dan terkesan asal-asalan. Begitulah. Tiadanya pengakuan dan penghargaan yang sepadan berakibat pada menurunnya kualitas dan produktivitas kerja.

Apakah sikap semacam itu juga patut dilakukan oleh orang percaya? Firman Tuhan berkata bahwa apa pun yang kita lakukan, kita harus melakukannya seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Tuhanlah yang harus menjadi pusat dan Tuan dari segala sesuatu yang kita lakukan. Karena itu, kita harus bekerja demi menyenangkan Tuhan. Kalau pun kita mendapat penghargaan atas apa yang kita lakukan dari manusia, anggaplah itu sekadar sebagai bonus. Tetapi, janganlah hal itu yang menjadi motivasi utama kita dalam bekerja. Sebab bila kita tidak mendapatkannya, kekecewaanlah yang akan memenuhi hati.

Jadi, apa pun pekerjaan kita, lakukanlah dengan sepenuh hati untuk menyenangkan Tuhan. Sebab penghargaan dari manusia bukanlah penghargaan utama. Pada akhirnya Tuhan akan memberikan bagian yang telah ditentukan-Nya untuk kita. Dia menghargai orang yang selalu memberi yang terbaik dalam segala keadaan dan situasi. Dan yang dapat melakukannya hanyalah orang-orang yang menjadikan Tuhan sebagai tuan atas pekerjaannya. –Piter Randan Bua
APA PUN PEKERJAAN KITA. LAKUKANLAH DENGAN BAIK
SEBAGAI WUJUD KASIH, PENYEMBAHAN, DAN PENGABDIAN KEPADA TUHAN.

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Sumber : http://www.sabda.org

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s